Newest Post

Tampilkan postingan dengan label INFO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO. Tampilkan semua postingan

Faktor yang sering menjadi Penyebab Putus Cinta

| 15 September 2013
Baca selengkapnya »


Anda mungkin sering mengalami yang namanya patah hati akibat putus cinta. Memang perjalanan cinta tak bisa mulus seperti yang kita bayangkan. Mempersatukan perbedaan - perbedaan, atau prinsip diantara dia dan anda sering kali menyebabkan jalinan asmara berakhir di tengah jalan.

Tapi bukan itu saja yang menyebabkan putus cinta, ada banyak faktor yang menyebabkan putusnya jalinan tali asmara. Lalu apasaja penyebab paling umum berakhirnya jalinan cinta seseorang ? simak berikut ini :

Ketidakcocokan
Mungkin awalnya mereka bisa menerima perbedaan masing – masing dalam segala hal, dengan maksud hubungan akan semakin menarik dan menjadi tantangan tersendiri. Tapi ketika hubungan sudah mulai berlanjut ke tingkat yang lebih serius, ketidakcocokan  karena perbedaan sering kali jadi titik konflik dan batu sandungan yang menyebabkan berakhirnya hubungan.

Pacaran jarak jauh (LDR)
Menjalani hubungan jarak jauh tanpa adanya komunikasi yang intens bisa menyebabkan memudarnya rasa cinta yang dimiliki masing – masing pasangan.Akibatnya saat keduanya bertemu muka seperti berhadapan dengan orang asing atau orang yang baru dikenalnya.Hingga menyebabkan jalinan cinta tak bisa berlangsung sampai ke jenjang pernikahan. Karena timbulnya perasaaan curiga dari masing – masing pasangan saatmenjalani LDR.

Hilangnya kepercayaan
Kepercayaan pada masing – masing pasangan adalah kunci utama jalinan cinta agar tetap mulus, tapi ketika kepercayaan hilang akibat cemburu buta atau salah satu dari pasangan berselingkuh, hal ini menjadi penyebab pustusnya tali asmara.

Timbol kebosanan
Timbolnya rasa bosan dan keinginan untuk segera mengakhiri hubungan adalah salah satu momok penyebab putusnya cinta. Faktor penyebabnya mungkin hilangnya ketertarikan pada salah satu pasangan yang awalnya terasa begitu membara, tapi dalam periode tertentu bisa saja menjadi kaku, canggung dan dingin atau terasa hambar karena telah pudar.

Nah, itulah penyebab umum putusnya jalinan tali asmara. Memang cinta terkadang butuh pengorbanan untuk mempertahankannya agar bisa sampai sampai kejenjang 

Faktor yang sering menjadi Penyebab Putus Cinta

Posted by : Unknown
Date :15 September 2013
With 0komentar
Tag :

Penyebab Depresi Ketika Putus Cinta

|
Baca selengkapnya »


penyebab depresi karena putus cinta
Depresi, adalah sebuah gangguan psikologis yang berbahaya bagi kesehatan, baik jiwa maupun raga. Orang yang mengalami depresi, jiwanya akan terganggu, pikirannya tak menentu dan marah-marah tanpa tau waktu. Mungkin pembaca sekalian mengetahui atau pernah mengalami depresi, bagaimana rasanya bila depresi itu hinggap pada diri kita. Depresi disebabkan oleh berbagai sebab, salah satunya karena putus cinta. Lalu, apa penyebab depresi ketika putus cinta? ...
Putus cinta adalah hal yang sangat menyakitkan, sakitnya melebihi dipukul ratusan kali, dada menjadi sesak, pikiran tak karuan, sehingga menjadi stres dan hampir-hampir gila. Putus cinta yang tidak membawa kebaikan menjadi tanda mengapa putus cinta itu dibenci Tuhan. Banyak sekali alasan seseorang untuk mengakhiri sebuah hubungan, diantaranya adalah karena tidak adanya kerukunan antar pasangan, dan selalu saja menyebabkan pertengkaran. Lalu kalau begitu, kenapa harus ada marah dalam cinta?

Emosi tingkat tinggi adalah penyebab atau alasan untuk mengakhiri hubungan, dan tentu saja emosi adalah akibat dari kecurigaan satu sama lain, dan juga adanya ketidak saling percayanya kepada satu sama lain. Jika memang emosi menjadi kendala atau penyebabnya, harus tau bagaimana cara meredam amarah kekasih tercinta, hal ini untuk mengantisipasi adanya putus cinta.

Mungkin penyebab yang lainnya karena kurangnya kemesraan, ciuman dan pelukan kecil sangatlah penting untuk selalu menghubungkan dan mngikat kuat tali cinta. Karena ciuman itu mempunyai keajaiban, begitu juga pelukan mempunyai keajaiban tersendiri. jika itu dilakukan, tidak akan ada yang namanya putus cinta, karena tidak ada kejenuhan dalam cinta.

Ketika putus cinta terjadi, depresi memang benar-benar menjadi salah satu penyakit yang berbahaya. Ada beberapa Penyebab Depresi Ketika Putus Cinta,

- Terlalu mencintai

Boleh saja mencintai, namun yang keliru adalaha, bahwa mencintai dengan berlebihan adalah hal yang tidak baik. Mengapa? sebab, apa yang kita cintai lama atau lambat, pasti akan meninggalkan kita. Sebagai antisipasi jika pasangan kita yang tidak setia, cintailah dengan sederhana namun istimewa. :)

- Over protective

Biasanya ada pasangan yang terlalu protect kepada pasangannya. Terlalu protect untuk hal kebaikan tak masalah, tetapi ini malah membuat pasangan seperti penjara, begini tak boleh, begitu tak boleh, hal inilah yang membuat depresi, jika pasangan ketahuan bersama yang lain, padahal dia bersama saudaranya, kan bisa malu kalau marah-marah tanpa sebab. Over protective akan membuat pikiran mudah curiga. Inilah yang akan membuat depresi, ketika pasangan dituduh, dan pasangan terlanjur marah dan mengkahiri hubungan, setelah itu mengetahui bahwa tuduhan kita salah, wah, depresi tingkat tinggi akan menyerang kita.

- Materialisme (matre)

Materialisme atau disebut matre adalah sifat yang suka boros dan tidak bersifat sederhana. Materialisme telah menjangkit hampir pada semua orang. Cinta memang tidak butuh dengan identitas, waktu dan apapun juga, karena cinta adalah "pandangan hati kepada hati bukan pandangan mata kepada harta." Oleh sebab itu, jika salah satu pasangan yang memiliki sifat materialisme tentu akan mengakibatkan depresi. Bukan pasangannya saja, melainkan dirinya sendiri.

Meterialisme adalah hidup yang berfoya-foya dan menghambur-hamburkan kekayaan, belanja dengan boros, dan berlebihan. Mungkin jika kita memiliki pasangan yang materialisme, akan membuat kita tertekan, karena setiap hari mintanya ke mall terus. hehehe

Depresi terjadi, ketika harta bendanya habis, apa yang terjadi jika harta bendanya habis bagi orang yang bersifat materialisme? yakni ingin mengkahiri hubungan dan mencari yang lebih banyak harta lagi. Depresi pastinya terjadi, dan disertai dengan putusnya cinta yang tidka mungkin bersemi kembali jika tak berduit lagi. Oleh sebab itu, kesalahan ini terjadi pada awal, yakni salah memilih pasangan atau mungkin salah dalam mendidik pasangan. :)

Itulah penyebab depresi karena putus cinta, kita harus mngetahui tanda-tanda putus cinta, dan harus pula mengetahui penyebab terjadinya putus cinta. Dengan demikian, penulis mengucapkan terimakasih kepada para pembaca sekalian, karena sudah mampir disini. :)

Penyebab Depresi Ketika Putus Cinta

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar
Tag :

Agar Anak Mampu Melindungi Diri dari Kejahatan

| 12 September 2013
Baca selengkapnya »
REPUBLIKA.CO.ID, Dr Seto Mulyadi menyarankan beberapa langkah yang harus diajarkan kepada anak untuk melindungi diri sendiri: Sebelum keluar rumah - Hindarkan anak-anak memakai perhiasan yang berlebihan dan mencolok. - Hindari memakai pakaian yang minim. - Tidak mengangkat HP di tempat umum. - Jika pergi ke tempat sepi, jangan sendiri, harus ada teman atau ada yang mengantar. Perlawanan darurat Selama ini, orang tua sering marah kalau anak-anaknya teriak-teriak. Padahal, menurut Kak Seto, teriak adalah modal yang harus dilakukan anak-anak dalam kondisi darurat. Ketika ada orang tidak dikenal mencurigakan atau hendak menculik, anak lebih baik teriak agar menjadi perhatian orang lain agar penjahat tidak berani melangkah lebih jauh. Jangan disangka berteriak itu mudah. Bila tak terlatih, saat teriakan dibutuhkan, suara malah tercekat. "Untuk itu, coba latihan teriak sekencang-kencangnya, 'toooolooooong … Ayaaaaah, Ibuuuu …'," katanya. Jika sudah di bawah kekuasaan penjahat Semua orang tentu tidak mau berhadapan dengan orang jahat. Namun, jika hal ini yang terjadi, langkah yang bisa ditempuh anak adalah: - Menuruti apa yang diinginkan penjahat, tapi tidak menyerah untuk berupaya. - Mengambil simpatik si penjahat dengan cara yang sopan agar mereka luluh. Misalnya, mengatakan, "Boleh ya, saya mau ketemu Mama? Saya kangen dengan Mama." Dengan cara simpatik seperti itu diharapkan penjahat tidak akan melukai dan luluh.

Agar Anak Mampu Melindungi Diri dari Kejahatan

Posted by : Unknown
Date :12 September 2013
With 0komentar
Tag :
← Prev
WellCome. Diberdayakan oleh Blogger.
▲Top▲